Kamis (14/07/2022) Ganendra Giri mendelegasikan 4 atlet Panjat Tebing yaitu Arikh Tuqho perwakilan kategori speed putri dan lead putri, Igo Saputra Hidayat perwakilan speed putra dan boulder putri, Selfi Putri Ramadana perwakilan lead putri dan Moh. Khoirul Anam perwakilan lead putra menjadi salah satu atlet Politeknik Negeri Malang dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Tingkat Nasional (PORSENI) yang diselenggarakan 2 tahun sekali yang merupakan rangka peningkatan dan pengembangan prestasi olahraga dan seni mahasiswa Politeknik se-Indonesia. Porseni tahun ini adalah Porseni 2020 yang dulu sempat tertunda karena adanya Covid-19 sehingga baru terlaksana di tahun 2022 yang dituan rumahi oleh Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pukul 04.00 WIB kita berombongan naik bus dari kampus menuju bandara dan memulai penerbangan pada pukul 08.45 WIB dan tiba di Banjarmasin pukul 11.00 WIB, lalu naik travel yang sudah disediakan oleh tuan rumah menuju penginapan disebuah hotel yang Bernama Delima dijalan A. Yani setelah itu kami beristirahat untuk mempersiapkan perlombaan besok.
Jumat (15/07/2022) Pukul 07.00 WITA kita berangkat ke venue memakai kendaran mobil online yang bertempatan di GOR Hasanuddin jl.P. Antasari, Sungai Baru Kec. Banjarmasin Tengah. Hari ini merupakan kualifikasi lomba dengan kategori lead putra oleh Moh. Khoirul Anam yang merupakan pemanjatan dengan memasang tali pada runner dan boulder putri oleh Selfi Putri Ramadana yang merupakan pemanjatan dipapan yang lebih pendek sehingga tidak perlu menggunakan pengaman, 2 kategori ini dilakukan pada waktu yang sama. Untuk atlet langsung bisa menyiapkan alat yang dibutuhkan selama perlombaan seperti sepatu panjat, chalk bag dan harnest, sebelum perlombaan dimulai seperti umumnya semua atlet dikarantina terlebih dahulu. Pada kategori Boulder putri terdapat 5 jalur kualifikasi dan setiap satu jalur pemanjatan diberi waktu 4 menit untuk melakukan percobaan hingga mendapatkan zone dan top, sedangkan untuk kategori lead putra terdapat dua jalur kualifikasi yaitu A dan B. Setelah kualifikasi selesai pengumuman hasil penilaian untuk atlet yang lanjut final langsung keluar dan bisa dilihat langsung dipapan pengumuman, disini kita mendapatkan hasil untuk perwakilan boulder putri lanjut final dan perwakilan lead putra tidak lanjut final.
Setelah kualifikasi selesai kita kembali ke penginapan untuk mempersiapkan lomba selanjutnya pada pukul 14.00 WITA dengan kategori Speed klasik putra dan putri yang diwakilkan oleh Igo Saputra dan Arikh Tuqho yang dilakukan dijalur yang sama, dimana kategori speed ini merupakan lomba yang mengandalkan kecepatan. Sesampainya di venue tidak lama kemudian semua atlet mulai karantina dan bisa mencoba jalur terlebih dahulu sebelum kualifikasi dimulai, untuk speed klasik ini memiliki 2 jalur yaitu A dan B. Setelah perlombaan selesai hasil penilain seleksi kualifikasi bisa dilihat langsung dipapan pengumuman dan alhamdulillah perwakilan putra/putri lanjut ke final. Perlombaan hari ini selesai sekitar pukul 17.00 WITA dan kita langsung balik ke penginapan menggunakan mobil online untuk beristirahat.
Sabtu (16/07/2022) Hari ke-2 perlombaan kita berangkat pukul 07.30 dari penginapan menuju GOR Hasanuddin. Hari ini merupakan kualifikasi untuk lead putri dan juga boulder putra dengan perwakilan Arikh Tuqho dan Igo Saputra yang dimulai pukul 09.00 dan dilakukan secara bersamaan. Untuk boulder putra memiliki 5 jalur kualifikasi yang memiliki peraturan sama dengan boulder putri, sedangkan untuk lead putri juga memiliki 2 jalur pemanjatan dan peraturan yang sama denga kategori lead putra. Setelah perlombaan selesai kita langsung melihat di papan pengumuman untuk hasilnya dan syukur alhamdulillah kategori lead putri dan boulder putra lolos untuk melanjutkan ke babak final. Seperti biasa kita kembali ke penginapan dan mempersiapkan untuk final speed klasik putra dan putri, dan berangkat ke venue pukul 14.00 WITA. Pada saat perlombaan sempat ada kendala dikarenakan sensor pada waktu dipapan speed tidak berfungsi dengan baik, sehingga mengundur waktu dan harus menunggu. Namun tidak bisa dipungkiri lagi bahwa dikategori ini kita mendapatkan medali perunggu untuk speed putri dan medali perak untuk speed putra. Meskipun saudara kita Arikh Tuqho sempat tumbang tapi dia sudah berhasil membawa nama harum Polinema dan juga Ganendra Giri dengan medali perunggu, dan acara ini ditutup dengan penyerahan medali dan sertifikat serta foto bersama.
Minggu (17/07/2022) Dihari ke-3 perlombaan ini memasuki babak final boulder putri dan lead putra, dikarenakan saudara kita gugur pada lead putra di hari pertama jadi hari ini hanya boulder putri saja yang mengikuti final dengan jalur dan peraturan yang sama seperti sebelumnya. Alhamdulillah meskipun belum beruntung pada final boulder putri kali ini tetapi kita mendapatkan urutan di nomor 4, setelah selesai kita kembali ke penginapan untuk briefing dan istirahat lebih awal.
Senin (18/07/2022) Pada hari ke-4 adalah hari terakhir perlombaan, pagi ini kita ada final lead putri yang dimulai pukul 09.00 disini kita berdoa agar bisa membawa medali lagi dan Alhamdulillah nya kita mendapatkan kembali medali perak. Semakin deg-degan lagi karna siang ini juga adalah final kategori terakhir yaitu boulder putra, selama perlombaan berlangsung kita menyaksikan pemanjatan dengan 4 jalur sebagi penentuan pemenang. Lagi dan lagi kita dibuat bangga karena berhasil mendapatkan medali perunggu untuk kategori boulder putra. Setelah itu acara penyerahan medali dan sertifikat serta foto bersama lalu kita kembali ke penginapan dan beristirahat untuk mempersiapkan hari esok.
Selasa (19/07/2022) Hari ini waktunya kita pulang kembali ke Malang dengan perasaan full senyum maszeh hihi tapi sebelum pulang pagi ini kita bekunjung ke tempat wisata yang ada disana terlebih dahulu setelah itu di siang hari kita mempersiapkan untuk kepulangan ke Malang dan pada malam hari kita telah tiba di basecamp tercinta kita yaitu Para Para Houe of Ganenders dan kita disambut dengan meriah hihi, terimakasih lurr sambutannya.
Tidak menyangka kita telah berjuang membawa nama harum Ganendra Giri dan juga Polinema dengan mendapatkan 4 medali yaitu 2 perak dan 2 perunggu, Good job guys dan tetap semangat selalu ...
AVIG NAM ASTU
VIVA GANENDRA GIRI


