Departemen Olahraga Arus Daras (ORAD)adalah salah satu departemen sport (sebelumnya bertindak sebagai divisi) di OPA Ganendra Giri yang memanajemen berjalannya kegiatan divisi Olahraga Arus Deras (ORAD). Anggota dari divisi ORAD merupakan Anggota Biasa yang telah mengambil spesialisasi ORAD. Kegiatan yang biasa dilakukan pada divisi ORAD antara lain seperti latihan fisik/training center (TC), pemantapan materi, aplikasi materi pengarungan, aplikasi skipper, aplikasi renang jeram, dan kegiatan turun ke sungai.
Menerjang Derasnya Arus Sungai
Olahraga Arus Deras (ORAD) atau yang lebih dikenal sebagai arung jeram dapat dikategorikan sebagai olah raga petualangan, karena tidak hanya mengandung unsur olahraga, tetapi juga petualangan dengan berbagai resikonya. ORAD merupakan salah satu kegiatan alam bebas yang relatif baru dibandingkan dengan mendaki gunung ataupun olahraga-olahraga alam bebas lainnya.
Tidak banyak catatan yang dapat dibuka untuk mengetahui asal mula olah raga ini. Yang pasti olah raga ini dimulai di Amerika Serikat, setelah Perang Dunia II. Ketika itu ada beberapa orang wirausahawan yang menyusuri sungai Colorado dengan perahu jenis Pontoon sisa perang dunia. Perkembangannya olahraga ini menjadi pesat di tahun 1960-an ketika teknologi rancangan dan bahan untuk membuat perahu seperti yang kita kenal sekarang ini mulai berkembang. Saat ini ORAD berkembang menjadi satu aktivitas dengan berbagai wahana seperti kayak, canoe, dll.
Sejarah petualangan sungai di Indonesia dimulai sekitar awal tahun 1970-an dengan istilah olahraga arus deras (ORAD). Dipelopori oleh rekan-rekan pecinta alam dari Bandung (WANADRI) dan Jakarta (MAPALA UI), olahraga ini kemudian menjadi salah satu olahraga petualangan yang paling diminati para pecinta alam. Pada tahun 1975, WANADRI menggelar Citarum Rally I. Sekitar tahun 1975, Mapala UI juga mengembangkan olahraga ini dengan istilah arung jeram. Dan pada tanggal 29 Maret 1996 akhirnya didirikan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) yang dibidani oleh 30 klub arung jeram.
Saat ini kegiatan arung jeram tidak hanya dapat dinikmati segelintir kelompok pencinta alam. Sejak 1990 di berbagai daerah kegiatan ini telah berkembang menjadi satu atraksi wisata yang sangat digemari. Sejalan dengan perkembangan tersebut, kegiatan ini juga berkembang menjadi satu olahraga prestasi yang juga sangat menarik untuk digeluti dan ditonton.