Taman Nasional Meru Betiri merupakan salah satu Taman Nasional di Jawa timur tepatnya di Kabupaten Jember. Taman Nasional ini merupakan tempat konservasi dari Macan tutul jawa, Elang Jawa, dan Banteng jawa. Kali ini kami dari divisi konservasi mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi Taman Nasional ini dalam rangka Meru Betiri Service Camp (MBSC). MBSC sendiri merupakan acara rutinan yang diadakan WIPAB (Wadah Informasi Pecintalan se-Besuki) yang memiliki tujuan untuk mencetak kader muda konservasi.

Saya dan rekan saya, Konami, berangkat dari Malang pada pagi buta menuju rumah anggota dari divisi konservasi lain di Lumajang untuk melakukan kuliah online terlebih dahulu. Lalu dari Lumajang berangkat ke jember sore hari dan tiba di Politeknik Negeri Jember sekitar habis maghrib. Di Politeknik Negeri Jember kambi disambut baik oleh teman teman Mahapala Bekisar dan teman teman rombongan lain yang hendak mengikuti Acara MBSC. Kami bercengkrama hingga tanpa sadar waktu sudah melewati tengah malam.

Paginya kami dan rombongan peserta MBSC yang menginap di Polije berangkat ke kantor Balai Taman Nasional Meru Betiri diantar oleh teman-teman Bekisar. Di Balai kami bertemu dengan beberapa teman-teman dari Mapala Malang yang juga mengikuti acara MBSC. Dengan menaiki truk kami berangkat dari Balai langsung menuju zona pemanfaatan Taman Nasional Meru Betiri. setelah sampai kami diarahkan panitia untuk membangun tenda. Tempat untuk kami membangun tenda merupakan lapangan yang memiliki view pemandangan yang bagus sekali dan juga dekat dengan bendungan yang juga merupakan wisata lokal disitu. Setelah bengun tenda dimulai lah acara MBSC hari pertama hingga malam. Di hari pertama kami mendapatkan beberapa materi tentang KSDHE dan Kehutanan Umum. Di hari kedua kami bangun pagi lalu dilanjutkan pematerian hingga malam. Di hari ke tiga kami ada pematerian ditambah ada praktik di sore hari.lalu di hari ke empat ada minigames dari komunitas lokal jember dan juga praktik dari pematerian yang telah di dapat sebelumnya dan di hari terakhir kita melakukan penanaman dan bersih sungai lalu packing dan pulang.

Mungkin dari cerita tadi acara MBSC ini sangat membosankan, namun acara MBSC ini bagi saya merupakan acara yang sangat asik. Mungkin karena saya sebagai anggota divisi konservasi bisa mendapatkan ilmu ilmu baru yang tidak di ajarkan di Ganendra Giri dan dibawakan oleh orang orang ahli di bidangnya. Dan juga disini kami bisa bertemu dan berkenalan dengan teman teman dari berbagai penjuru dunia untuk bertukar obrolan baik itu dari yang serius hingga obrolan obrolan ringan baik itu mengenai isu isu konservasi maupun hal lain. Sekian cerita yang bisa saya sampaikan terima kasih telah membaca sampai titik ini. Sampai jumpa di tulisan selanjutnya. 

Salam Lestari