Situs OPA Ganendra Giri sebagai situs publikasi resmi organisasi, selain memiliki fungsi utama sebagai media publikasi juga diharapkan memiliki fungsi media pembelajaran. Namun diperlukan sebuah format khusus agar bentuk pembelajaran ini tidak mengalahkan fungsi publikasi dari situs ini.
Secara normal, fungsi media pembelajaran dapat diaplikasikan dalam situs ini dengan bentuk publikasi artikel-artikel materi petualangan dan kepecintaalaman. Namun jika hal ini dilakukan, seandainya publikasi artikel petualangan dan kepecintaalaman ini lebih dominan daripada publikasi kegiatan ataupun informasi organisasi, maka secara tak langsung fungsi situs akan bergeser dari publikasi menjadi edukasi. Secara tak sadar hal ini bisa kita rasakan jika kita mau jeli dalam mengamati situs-situs di dunia maya.
Sebuah situs edukasi lebih sulit dijalankan daripada sebuah situs publikasi. Kita adalah organisasi yang ingin dipandang dengan baik, untuk itu kita perlu mengingat bahwa secara akademis tidak etis jika kita mempublikasikan karya orang lain. Berarti, jika kita ingin mempublikasikan artikel materi maka artikel itu harus diusahakan merupakan karya asli Anda (tidak copas mentah-mentah dari website lain) atau paling tidak artikel itu merupakan olahan dari artikel lain dengan redaksi dan nilai tambah dari Anda sendiri. Repetisi konten di dunia maya secara tak sadar hanya membuang waktu dan sumber daya.
Salah satu solusi pendekatan paling mudah untuk menjembatani fungsi pembelajaran/edukasi pada situs ini adalah dengan membentuk format studi kasus untuk sharing materi keorganisasian, kepetualangan, dan kepecintaalaman. Beberapa keuntungan dari format studi kasus ini adalah kita tidak perlu terlalu intens dalam penyediaan konten materi, publikasi dapat menyesuaikan isu atau masalah terkini, dan secara tak sadar dapat menjadi literatur yang melatih kita dalam memecahkan suatu masalah (problem solving).
Secara teknis studi kasus dibuat dengan dua segmen, yaitu segmen masalah/kondisi/tantangan dan segmen penyelesaian/solusi/pemecahan/pendekatan. Namun dalam penyusunannya, tetap usahakan kita tidak copy paste secara mentah-mentah konten dari situs lain. Semoga kita bisa belajar banyak dalam penyusunan materi dengan format studi kasus ini demi perkembangan OPA Ganendra Giri dan kebaikan bersama.
Note: Mengapa jangan copy paste sembarangan? Coba kita simak tulisan saudara kita ini: Selamatkan Kami Para Penulis!
Avig Nam Astu